Jakarta, LOGIC.co.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan permohonan kepada para pendukungnya agar tidak memaksanya kembali maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029, apabila ia merasa gagal dalam menjalankan tugas sebagai kepala negara saat ini.
"Kalau saya merasa tidak berhasil, saya mohon dengan sungguh-sungguh, jangan harapkan saya mencalonkan diri lagi," ujar Prabowo dalam pidatonya saat menutup Kongres IV Tunas Indonesia Raya (TIDAR) di Jakarta, Sabtu (17/5/2025).
Prabowo mengakui bahwa banyak kader TIDAR yang menyuarakan harapan agar dirinya menjabat dua periode. Namun, ia menegaskan bahwa keinginan tersebut sebaiknya tidak diungkapkan secara terbuka.
"Tadi ada yang menyebut 'Prabowo dua periode', saya ucapkan terima kasih, tapi izinkan saya koreksi. Tolong, jangan disampaikan seperti itu," kata Prabowo.
Presiden ke-8 RI itu menyatakan bahwa dirinya baru menjabat selama kurang dari satu tahun, sejak dilantik pada 20 Oktober 2024. Oleh karena itu, ia meminta dukungan agar dapat fokus menunaikan amanah rakyat sebaik mungkin sebelum membicarakan masa jabatan berikutnya.
"Niat untuk dua periode itu, silakan disimpan dalam hati masing-masing. Tapi saya sudah tegaskan, yang menentukan apakah saya akan melanjutkan ke periode kedua atau tidak adalah Tuhan Yang Maha Kuasa dan saya sendiri," ujarnya.
Prabowo menambahkan bahwa ia akan melakukan evaluasi pribadi terkait pencapaian selama menjabat. Jika merasa tidak memenuhi target yang telah ditetapkan, ia tidak akan maju kembali.
"Kalau saya menilai tidak berhasil menjalankan visi dan misi yang saya canangkan, maka saya tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai Presiden Republik Indonesia. Saya akan menilai dengan jujur," tegasnya.
Di akhir pidatonya, Prabowo menekankan bahwa satu-satunya fokusnya saat ini adalah berjuang maksimal demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat.
