Jakarta, LOGIC.co.id – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menampilkan sejumlah foto lawas Joko Widodo saat masih menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Foto-foto tersebut menjadi bagian dari bukti pendukung dalam hasil uji laboratorium forensik (labfor) terkait keaslian ijazah Presiden ke-7 RI itu.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Djuhandhani Rahardjo Puro, menjelaskan bahwa foto-foto tersebut diperoleh selama proses penyelidikan, termasuk saat penyidik melakukan verifikasi atas laporan dugaan ijazah palsu yang menyeret nama Jokowi.
"Foto-foto ini memperlihatkan aktivitas Bapak Joko Widodo selama menjalani kuliah di Fakultas Kehutanan UGM. Ada dokumentasi saat kuliah, KKN, mendaki gunung bersama Mapala, hingga momen wisuda," ujar Djuhandhani dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (22/5/2025).
Dalam presentasi yang ditampilkan ke publik, terdapat sembilan foto yang menunjukkan momen-momen kebersamaan Jokowi dengan rekan-rekan kuliahnya antara tahun 1980 hingga 1985.
Beberapa foto yang ditampilkan antara lain:
- Jokowi berpose bersama teman-temannya ala cover boy era 1980-an.
- Momen santai Jokowi mengenakan kemeja putih sambil tertawa di ruang kelas.
- Potret wisuda Jokowi saat menerima gelar Sarjana Kehutanan dari UGM.
- Dokumentasi pendakian gunung bersama Mapala UGM dengan tulisan “Menuju Puncak” di sisi foto.
Menurut Djuhandhani, visualisasi dokumentasi masa kuliah ini menjadi bukti tambahan bahwa Jokowi benar-benar menjalani proses pendidikan di UGM. Hal ini semakin menguatkan hasil uji labfor yang menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli dan identik dengan ijazah milik rekan seangkatannya.
"Kami berharap, dengan menunjukkan fakta-fakta ini, masyarakat bisa memahami realita yang kami temukan selama penyelidikan. Semoga hal ini bisa meredakan polemik yang berkembang dan menjaga ketenangan di tengah masyarakat," ujar Djuhandhani.
Sebelumnya, Bareskrim Polri juga menegaskan bahwa hasil uji laboratorium terhadap ijazah Jokowi menunjukkan kesamaan elemen dengan dokumen milik alumni seangkatannya, termasuk jenis kertas, tinta, hingga map penyimpanan dokumen.
