Atribut yang Dilarang dalam Foto Ijazah: Kacamata?

Jakarta, LOGIC.co.idFoto ijazah menjadi salah satu syarat penting dalam proses kelulusan mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia. Namun, banyak mahasiswa yang masih bingung mengenai aturan atribut yang boleh dan tidak boleh digunakan saat pengambilan foto ijazah. Salah satu pertanyaan umum adalah: apakah kacamata diperbolehkan? Berikut penjelasan lengkap berdasarkan ketentuan yang berlaku di berbagai universitas di Indonesia.

Atribut yang Diperbolehkan

Untuk memastikan foto ijazah memenuhi standar, mahasiswa perlu memperhatikan atribut yang diperbolehkan, seperti:

- Advertisement -

Pakaian:

  • Laki-laki: Kemeja putih berkerah, jas hitam, dan dasi panjang (biasanya berwarna hitam atau gelap).
  • Perempuan: Busana muslimah dengan jilbab polos (warna netral seperti hitam, sesuai ketentuan universitas), kebaya, atau kemeja formal yang sopan.
  • Jaket Almamater: Beberapa universitas, seperti Universitas Airlangga, mewajibkan penggunaan jaket almamater sesuai jenjang pendidikan.

Latar Belakang:

  • Warna latar biasanya merah atau biru terang, tergantung pedoman universitas. Misalnya, Universitas Brawijaya mensyaratkan latar biru terang.

Ukuran dan Jumlah Foto:

  • Umumnya berukuran 3x4 cm atau 4x6 cm, dengan jumlah 6-8 lembar. Foto harus beresolusi tinggi (maksimum 300 dpi, ukuran file tidak lebih dari 1 MB untuk beberapa institusi).

Posisi:

  • Wajah dan badan menghadap lurus ke depan, dengan kedua daun telinga terlihat jelas bagi yang tidak berhijab. Foto close-up dari kepala hingga bahu, memenuhi sekitar 80% frame.

Atribut Lain yang Dilarang

Selain ketentuan yang diperbolehkan, ada beberapa atribut yang dilarang dalam foto ijazah untuk menjaga keseragaman dan keabsahan dokumen, antara lain:

Aksesori Wajah dan Pakaian Tidak Formal:

  • Masker, cadar, atau penutup wajah lainnya tidak diperbolehkan karena menghalangi identifikasi.
  • Perhiasan seperti anting-anting (khususnya untuk laki-laki), topi, atau aksesori mencolok dilarang.
  • Pakaian ketat, kaos tanpa kerah, celana robek, atau sandal dianggap tidak sesuai dengan standar formalitas.

Jilbab Bermotif atau Berwarna Terang:

  • Jilbab harus polos dan berwarna netral. Warna merah atau motif mencolok dilarang karena tidak sesuai dengan keseragaman.

Foto Hasil Edit atau Swafoto:

  • Foto yang diambil dengan ponsel (swafoto) atau hasil rekayasa (misalnya, diedit dengan aplikasi atau menggunakan teknologi AI) tidak diterima. Foto harus diambil secara profesional dengan pencahayaan yang baik.

Posisi Tidak Sesuai:

  • Foto dengan posisi wajah atau badan miring, serong, atau tidak simetris akan ditolak.

Kacamata: Dilarang untuk Kejelasan Identitas

Salah satu aturan yang sering menimbulkan pertanyaan adalah larangan penggunaan kacamata. Berdasarkan pedoman dari universitas ternama seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Airlangga, kacamata dilarang dalam foto ijazah, baik kacamata bening maupun berwarna gelap. Alasannya, kacamata dapat mengaburkan fitur wajah, terutama bagian mata, yang merupakan elemen penting untuk verifikasi identitas.

“Foto ijazah harus menunjukkan wajah asli tanpa aksesori yang mengganggu. Kacamata, meskipun bening, bisa menyebabkan pantulan cahaya yang mengurangi kejelasan wajah,” ujar seorang staf administrasi akademik dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM.

- Advertisement -

Pengecualian untuk penggunaan kacamata mungkin diberikan dalam kasus khusus, seperti kebutuhan medis, tetapi harus dikonfirmasi terlebih dahulu dengan pihak universitas. Untuk menghindari penolakan, mahasiswa disarankan melepas kacamata saat pengambilan foto.

Pentingnya Verifikasi Ketentuan

Aturan foto ijazah bervariasi antar universitas atau bahkan antar fakultas dalam satu universitas. Misalnya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM memiliki aturan ketat tentang pakaian formal dan larangan kacamata, sementara universitas lain mungkin lebih fleksibel dalam hal warna jilbab. Oleh karena itu, mahasiswa wajib memeriksa pedoman resmi dari fakultas atau universitas masing-masing.

“Jangan anggap remeh detail kecil seperti warna latar atau aksesori. Satu kesalahan bisa membuat foto ditolak, sehingga memperlambat proses administrasi kelulusan,” tambah staf administrasi tersebut.

- Advertisement -

Tips untuk Foto Ijazah yang Tepat

  1. Gunakan Jasa Fotografer Profesional: Pilih studio foto yang berpengalaman dengan foto ijazah untuk memastikan kualitas dan kepatuhan terhadap aturan.
  2. Ambil Foto dalam Waktu Dekat: Foto harus diambil dalam 3 bulan terakhir untuk mencerminkan penampilan terkini.
  3. Perhatikan Spesifikasi Teknis: Pastikan foto beresolusi tinggi, wajah memenuhi 80% frame, dan tidak ada tanda atau tulisan di belakang foto kecuali diminta.

Dengan memahami aturan ini, mahasiswa dapat mempersiapkan foto ijazah yang sesuai standar, menghindari penolakan, dan memperlancar proses administrasi kelulusan. Jadi, jika Anda biasa memakai kacamata, pastikan untuk melepasnya saat mengambil foto ijazah agar wajah terlihat jelas dan sesuai ketentuan!

Baca Juga
TERKAIT
TERKINI