CIREBON, LOGIC.co.id - Setelah melalui polemik sejak awal Maret 2025, PT Yihong Novatex Indonesia akhirnya berencana membuka kembali peluang kerja bagi 1.126 mantan buruh yang sebelumnya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.
Kabar ini disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, yang menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan hasil kesepakatan dalam pertemuan antara perwakilan manajemen perusahaan melalui kuasa hukumnya, serikat pekerja, dan Disnaker.
“Satu hari sebelum cuti Idulfitri, Selasa 26 Maret 2025, kami memfasilitasi pertemuan antara manajemen PT Yihong dan serikat pekerja. Hasilnya, perusahaan berencana kembali beroperasi, dan peluang kerja bagi eks buruh pun terbuka,” ujar Novi saat ditemui LOGIC.co.id, Selasa (8/4/2025).
Pembenahan Internal dan Respons atas Pemeriksaan
Kuasa hukum PT Yihong menyampaikan bahwa manajemen saat ini sedang melakukan pembenahan internal perusahaan, termasuk merespons poin-poin yang tertuang dalam nota hasil pemeriksaan oleh UPTD Wasnaker Wilayah 3 Provinsi Jawa Barat.
Meskipun begitu, Novi mengaku belum mengetahui secara rinci isi nota pemeriksaan tersebut karena merupakan bagian dari komunikasi langsung antara tim pengawas tenaga kerja dan pihak perusahaan.
Pertemuan Lanjutan Akan Difasilitasi Ulang
Dalam pertemuan sebelumnya, juga disepakati bahwa perusahaan akan kembali duduk bersama dengan perwakilan eks pekerja beberapa hari setelah Idulfitri. Namun, hingga Selasa siang (8/4/2025), belum ada kabar lanjutan terkait pertemuan itu.
Disnaker Kabupaten Cirebon pun berinisiatif untuk mengirimkan surat undangan resmi agar proses mediasi kembali dilakukan.
“Manajemen sedang berbenah, dan kami harap serikat pekerja juga turut introspeksi. Tujuan kami menjaga kondusivitas agar operasional perusahaan bisa segera berjalan kembali,” tambah Novi.
PHK Massal Disebabkan oleh Miskomunikasi
Novi menjelaskan bahwa akar masalah dari PHK massal ini adalah miskomunikasi antara manajemen dan para pekerja. Hal ini diakui oleh kedua belah pihak, baik dari pihak perusahaan maupun serikat pekerja.
Dalam pertemuan terakhir sebelum libur panjang Idulfitri, seluruh pihak mulai menunjukkan sikap terbuka dan menangkap sinyal positif dari keinginan PT Yihong untuk kembali menjalankan aktivitas produksi.
Proses Rekrutmen Gunakan Sistem Satu Data
Pemerintah Kabupaten Cirebon memastikan bahwa proses pembukaan kembali lowongan kerja ini akan dilakukan secara transparan dan terkoordinasi, dengan melibatkan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Novi menyebut bahwa sistem rekrutmen akan mengadopsi pola satu data guna memastikan bahwa proses berjalan tertib, adil, dan tepat sasaran.
