Jakarta, LOGIC.co.id – Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengumumkan bahwa proses uji publik untuk penulisan ulang sejarah nasional Indonesia akan dimulai dalam waktu dekat, tepatnya pada bulan Juni atau Juli 2025. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Senin (26/5/2025).
"Rencananya pada bulan Juni atau Juli akan kita buka diskusi per tema, dengan melibatkan berbagai macam ahli untuk memperdebatkan dan mengkaji ulang narasi sejarah kita," ujar Fadli di hadapan para anggota dewan.
Fadli Zon menegaskan bahwa uji publik ini tidak hanya terbatas pada kalangan akademisi, tetapi juga terbuka untuk partisipasi masyarakat umum. Ia berharap proses ini menjadi ruang diskusi yang inklusif dan transparan.
"Saya kira ini memang semacam uji publik, dan saya kira di situ bisa kita lakukan pelibatan masyarakat," tambahnya.
Menurut Fadli, proses penulisan ulang sejarah nasional Indonesia yang telah berjalan sejauh ini hampir rampung. Tercatat, sebanyak 113 ahli dari berbagai bidang telah terlibat aktif dalam penyusunan 10 jilid buku sejarah nasional Indonesia.
Beberapa jilid telah mencapai kemajuan signifikan. "Ada jilid yang sudah selesai 100 persen, dan ada juga yang baru mencapai 70 persen. Misalnya, jilid yang membahas perjuangan mempertahankan kemerdekaan sudah lengkap," jelasnya.
Pemerintah menargetkan bahwa versi terbaru sejarah nasional Indonesia ini akan resmi dirilis bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan, pada 17 Agustus 2025.
