Jakarta, LOGIC.co.id – Forbes kembali merilis daftar orang terkaya di Indonesia pada akhir Januari 2025. Dalam daftar terbaru ini, Prajogo Pangestu menempati posisi puncak, mengungguli Low Tuck Kwong serta duo bos BCA dan Djarum, Budi dan Michael Hartono.
Pemeringkatan ini didasarkan pada Real-Time Billionaires, yang memperbarui kekayaan para miliarder setiap hari berdasarkan nilai saham dan aset mereka. Dengan fluktuasi yang terjadi, peringkat orang terkaya pun mengalami perubahan signifikan dari waktu ke waktu.
Lalu, siapa saja yang masuk dalam daftar 10 orang terkaya di Indonesia akhir Januari 2025? Berikut selengkapnya:
Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia (Akhir Januari 2025)
1. Prajogo Pangestu
Posisi: Pendiri PT Barito Pacific (perusahaan petrokimia)
Kekayaan:
- 50,9 miliar dolar AS (Rp 806 triliun) – per 2 November 2024
- 45,3 miliar dolar AS (Rp 735 triliun) – per 29 Januari 2025
2. Low Tuck Kwong
Posisi: Pendiri PT Bayan Resources (tambang batu bara)
Kekayaan:
- 24,3 miliar dolar AS (Rp 380 triliun) – per 2 November 2024
- 28,4 miliar dolar AS (Rp 461 triliun) – per 29 Januari 2025
3. Budi Hartono
Posisi: Pemilik BCA dan pendiri Djarum
Kekayaan:
- 26,7 miliar dolar AS (Rp 423 triliun) – per 2 November 2024
- 23,2 miliar dolar AS (Rp 375 triliun) – per 29 Januari 2025
4. Michael Hartono
Posisi: Pemilik BCA dan pendiri Djarum
Kekayaan:
- 25,6 miliar dolar AS (Rp 405 triliun) – per 2 November 2024
- 22,3 miliar dolar AS (Rp 362 triliun) – per 29 Januari 2025
5. Sri Prakash Lohia
Posisi: Pendiri Indorama Corporation (petrokimia & tekstil)
Kekayaan:
- 8,5 miliar dolar AS (Rp 133 triliun) – per 2 November 2024
- 8,6 miliar dolar AS (Rp 139 triliun) – per 29 Januari 2025
6. Agoes Projosasmito
Posisi: Presiden Komisaris Amman Mineral Indonesia (tambang emas & tembaga)
Kekayaan:
- 6,6 miliar dolar AS (Rp 104 triliun) – per 2 November 2024
- 6 miliar dolar AS (Rp 97 triliun) – per 29 Januari 2025
7. Dewi Kam
Posisi: Pemegang saham di Bayan Resources & pemilik Sumber Energi Prima Sakti
Kekayaan:
- 5 miliar dolar AS (Rp 81 triliun) – per 29 Januari 2025
8. Keluarga Tahir
Posisi: Pemilik Grup Mayapada (perbankan, kesehatan, real estate)
Kekayaan:
- 6,3 miliar dolar AS (Rp 99 triliun) – per 2 November 2024
- 4,9 miliar dolar AS (Rp 79 triliun) – per 29 Januari 2025
9. Chairul Tanjung
Posisi: Pemilik CT Corp
Kekayaan:
- 5,3 miliar dolar AS (Rp 83 triliun) – per 2 November 2024
- 4,5 miliar dolar AS (Rp 73 triliun) – per 29 Januari 2025
10. Djoko Santoso
Posisi: Pendiri Alfamart
Kekayaan:
- 4,8 miliar dolar AS (Rp 76 triliun) – per 2 November 2024
- 4 miliar dolar AS (Rp 64 triliun) – per 29 Januari 2025
Bagaimana Forbes Menentukan Peringkat Orang Terkaya?
Forbes memperbarui daftar Real-Time Billionaires setiap hari dengan melacak perubahan nilai kekayaan miliarder berdasarkan:
- Harga saham perusahaan yang mereka miliki
- Aset pribadi yang telah diverifikasi
- Laporan keuangan perusahaan swasta
Bagi miliarder dengan kekayaan yang sangat bergantung pada bisnis swasta, nilai asetnya diperbarui sekali sehari, sementara pemilik saham publik diperbarui setiap lima menit saat pasar saham dibuka.
Prajogo Pangestu masih bertahan sebagai orang terkaya di Indonesia meskipun kekayaannya mengalami penurunan. Sebaliknya, Low Tuck Kwong mengalami lonjakan aset yang cukup signifikan, berkat meningkatnya harga saham PT Bayan Resources.
Sementara itu, duo Budi dan Michael Hartono mengalami penurunan kekayaan, meskipun tetap berada di posisi tiga besar orang terkaya di Indonesia.
Dengan kondisi ekonomi dan pasar saham yang terus berubah, peringkat miliarder ini bisa saja mengalami pergeseran dalam waktu dekat.
